Do what you like and do it honestly

Jul 30, 2017

DUA HARI UNTUK SELAMANYA

“Nulla nuova, buona nuov” adalah ungkapan kuno Italia yang bermakna “tak ada kabar berita berarti kabar baik”. Kenangan lalu tersimpan tak pernah mati. 

Lima tahun berlalu begitu saja dan tak lupa janji yang terucap begitu saja. 

Kami ingat untuk bersulang bersama di tempat yang berbeda. Alhamdulillah terwujud di Puncak Gunung Bromo. 



Semua mata tak henti menatap keindahan sang surya yang terbit, bahagiakan hati. Senyum riang terpancar ditiap sesi narsis. Tampang tak sama sekali berubah, tapi pola pikir dan pilihan kehidupan drastis mengubah tiap insan ini.

Di hamparan pasir debu berbisik; kini hanya tersisa rekan semata. Ada seberkas sinar harapan masa depan yang kini di tapaki. Terasa perjalanan panjang kehidupan terus rasuki mimpi-mimpi indah. Semua tau arah tujuan, tanpa peduli kemana angin berhembus. 

Percayalah hati dan yakin dengan hari esok yang lebih baik. Sekarang adalah masa depan. Aku karang mimpi jadi nyata. Aku jauh melangkah dari kota khatulistiwa dan kini tertumpuk manisnya Apel.
 
Dua hari itu sangat terasa lama. Aku tak ingin cepat berlalu. Canda Tawa penuh semangat terucap dengan bijak. Semula merekah seribu rencana, indah terasa. Aku bahagia berkumpul dengan teman-teman lama. Kami bagi rasa yang berbeda dalam liburan ini. 

Semua terbuai kenanagan manis yang kini diraih.
 
Kebersamaan ini jangan cepat berlalu. Tapi pertemuan selalu menghasilkan perpisahan.
 
Aku sadar dengan yang terucap dan itulah doa. Pertemuan singkat dengan teman-teman sekolah, tak terasa garing dengan kehadiran sosok Amelia. Perempuan mungil berkebangsaan Perancis ini menghabiskan liburan selama 6 minggu di Indonesia. 

Berkat bantuan Sinta, Aku dapat mengajak dia mengamati sosok Bromo lebih dekat. Ratusan foto keindahan alam Bromo tersita dalam lensa kamera yang di genggamannya. Akhirnya aku dapat menggali kehidupan kota Paris, tempat beliau lahir dan dibesarkan. Sangat berkesan cerita hidup yang dibagikan dengan cuma-cuma.

Serasa selama dua hari, telah menghabiskan ribuan buku kehidupan yang di rangkum dengan celotehan garing.
Comments
0 Comments

0 comments: